Before I wanna say thanks for echaan yang udah rekomendasiin film ini ke aku. Filmnya bagus bangeet :D
Film jadul tahunn 1980-an berjudul "When Harry Meet Sally" ini serius bagus banget. Walaupun film jadul masih bagus ditonton di era modern ini. Dari ceritanya pun unik banget ada lucunya, sedihnya, romantisnya pokoknya campur-campur deh.. Tapi yang kali ini gue posting adalah bukan tentang sinopsisnya atau cerita di filmnya tapi pesan moral yang terkandung di film tersebut.
Pemeran utamanya adalah Harry dan Sally. Mereka bertemu waktu sekolah dan terus dipertemukan sampai mereka dewasa. Dari awal pertama bertemu, Harry udah bilang, "Kalau pria dewasa ketemu cewek yang dianggapnya menarik itu bukan berarti dia suka atau jatuh cinta sama cewek itu tapi dia lebih mendahulukan nafsunya dan hanya ingin berhubungan seks dengan cewek itu". Nah para cowok setuju ga tuh? Gue sih gak tau ya kalo cowok kayak begitu soalnya gue bukan cowok hahaha :D
Harry juga bilang bahwa cowok dan cewek dewasa gak cuma hanya berteman. Diantara mereka pasti ada yang saling tertarik satu sama lain atau juga mungkin hanya salah satunya yang tertarik. (Dalam konteks ini jika dua orang sahabat itu hanya satu orang cewek dan satu orang cowok).
Tapi dari sudut pandang Sally, Harry tuh salah. Salah besar dan BIG NO NO! Cowok dan cewek sebenarnya bisa kok hanya berteman dan gak melibatkan unsur seks di dalamnya. Gak semua cewek begitu, dia membuktikan kalo dia bisa berteman dengan pria dewasa tanpa harus merasa suka padanya dan gak semua cewek mau kalo diajak berhubungan seks sama cowok. Cewek itu gak segampang yang cowok kira.
Pada ending film, akhirnya si Harry nyadar bahwa dia itu salah. Gak semua cewek seperti yang dia kira ada juga cewek kayak Sally yang benar-benar menjaga dirinya dan itu membuat Harry benar-benar merasakan jatuh cinta gak cuma karena nafsunya aja. Disini si Sally juga ngebuktiin, dia gak mau kalo cinta Harry itu cuma karena sekedar seks atau karena dia cuma kesepian. Sally sampai akhir tetap menjaga dirinya dan sampai benar-benar ngebuktiin kalo si Harry tuh benar-benar cinta. Walaupun pada tengah cerita si Sally tuh sebenernya udah suka sama si Harry tapi dia ngejaga dirinya sampe ending story. Wooow!!
Nah, pesan yang gue tangkep dari cerita When Harry Meet Sally ini adalah bisa dihubungkan dengan agama kita yang mulia yaitu Islam. You know what, agama mengajarkan kita para cewek agar selalu menutup aurat dengan minimal berhijab. Menutup seluruh aurat kecuali tangan dan wajah. Kenapa? Karena semakin dewasa, wanita itu semakin menarik dan pria pun semakin berkembang pikirannya. Gak menutup kemungkinan, kita para cewek nih selalu menarik perhatian para pria. Walaupun sekarang hijab itu macem-macem bentuknya, tapi gakpapa deh seenggaknya kalian para cewek udah berniat untuk menutup aurat toh nanti juga berkembang menjadi yang lebih baik kan gaya berpakiannya seiring berjalannya waktu. Kalo gue sih jujur masih pake hijab yang modern, tapi kata teman yang ilmu agamanya lebih tinggi sih gpp selama ada keinginan untuk menutup aurat. Nah, ini juga dibuktiin sama si Sally, walaupun dia gak berkerudung dia tetap menjaga dirinya untuk gak berhubungan seks dengan pria yang belum pasti jadi suaminya. Dia pun memperlihatkan kalo cewek gak semurahan dan segampangan itu yang bisa diajak langsung berhubungan seks dengan pria yang baru aja dikenalnya.
Selain itu, Sally juga membuktikan cinta itu gak cuma sekedar "I Love you" aja. Ada adegan pas Harry bilang "I Love You" ke Sally, Sally gak nerima begitu aja. Dia pengen si cowok ngebuktiin kalo Harry benar-benar tulus cinta. In the end, mereka pun akhirnya menikah. So sweet stories :')
Gak bermaksud jadi orang bener sih tapi disini gue cuma share pengalaman dari film yang menurut gue bagusl. Cuma itu :)
Have a nice day :D
0 comments
No Rude Words, Please ^^